Kamis, 20 Februari 2014

Gunung Prau, Dieng Wonosobo. Jawa Tengah.



            Gunung Prau, Dieng terletak diantara Kab. Kendal dan Kab. Wonosobo, Jawa Tengah. Gunung Prau ini sendiri terletak diantara  11 derajat Lintang Utara dan 109 derajat Bujur Timur dan termasuk kedalam daerah dataran tinggi. Banyak orang yang mengatakan kalau dataran tinggi Dieng itu adalah tempat bermukimnya para dewa. Entah dewa apa yang bersemayam disana bagi saya yang pernah datang langsung dan melihat indahnya dataran tinggi Dieng tidak salah apabila daerah tersebut disebut tempat bersemayam nya para dewa. Saya melihat secara langsung tempat yang banyak dibicarakan banyak orang ini. Tempat dengan kultur budaya, pemandangan alam dan kearifan warga lokal menjadi satu paket lengkap apabila kita berkunjung kesana. Salah satu tempat yang pernah saya datangi ketika di Dieng adalah salah satunya gunung Prau, atau gunung Perahu bahasa orang lokal sana mengenalnya. Salah satu destinasi yang tidak akan terlupakan bagi para pecinta alam, khususnya bagi mereka yang menyukai olah raga naik gunung. Selain puncak Sikunir, puncak gunung Prau juga menyajikan pemandangan yang sangat luar biasa. Dari puncaknya kita bisa menyaksikan golden Sunrise dan Sunset yang sangat memanjakan para pendaki serta para pencari gambar. Dari puncak gunung Prau kita dapat melihat 5 puncak gunung yang ada di Jawa Tengah secara langsung. Diantara 5 puncak gunung tadi diantaranya adalah; ada gunung Sindoro dan Sumbing, ada gunung Lawu, ada juga puncak gunung Merapi dan Merbabu. Kata salah seorang penduduk lokal, kalau kita beruntung dan hari sedang cerah, maka kita juga bisa melihat langsung gunung Agung di Bali dan gunung tertinggti di pulau jawa yaitu gunung Semeru. Rasa lelah akan terbayar ketika kaki kita menapaki jalan setapak demi setapak menuju puncak, karena jalur yang ditempuh tidak terlalu jauh dan sepanjang perjalanan menuju puncak Prau, kita akan dimanjakan oleh pemandangan-pemandangan khas dataran tinggi Dieng. Dari punggung bukit saja kita bisa melihat kampung-kampung yang ada di sepanjang dataran tinggi Dieng lengkap dengan Candi-candi yang penuh dengan kisah sejarah dan legenda masyarakat. Dari punggung gunung pun kita juga bisa menyaksikan danau telaga warna yang terkenal itu. Gunung Prau sendiri memiliki ketinggian 2565 mdpl dengan puncak gunung yang berbukit diatas nya. Tidak berbeda jauh dengan panorama alam di sekitaran dataran tinggi Dieng, di puncak pun kita disajikan oleh puluhan bukit yang melingkari gunung tersebut. Terkenal juga apabila kita beruntung dan kondisi cuaca yang bagus kita juga dapat menyaksikan bukit Teletabies, bukit dengan padang rumput yang indah diberikan langsung oleh sang Pencipta. Penciptaan alam yang begitu lengkap menemani para pendaki yang ingin menuntaskan hasrat mendaki nya. Untuk bisa sampai di gunung Prau, Dieng Wonosobo, kita bisa melewati jalur Patang Banteng dan melalui SDN 03, jarak kedua tempat tersebut tidak terlalu jauh, namun yang membedakannya adalah perjalan kedua jalur itu menuju puncak. Apabila kita memulai melalui Patak Banteng waktu yang kita tempuh untuk sampai di puncak sekitar 2-3 jam namun biasanya dapat di tempuh dengan waktu 2 jam normal, sedangkan apabila kita melewati jalur SDN 03 biasanya waktu yang akan dihabiskan itu kurang lebih sekitar 3-4 jam normal karena jalurnya yang memutar dan mengelilingi gunung Prau itu sendiri. Terakhir yang menarik dari dataran tinggi Dieng adalah buah khas yang bernama Carica yang hanya bisa tumbuh di dataran tinggi Dieng saja. Apabila kita berencana kesana diusahakan kita mengambil waktu yang agak lama, agar tempat-tempat lain seperti yang sudah saya sebutkan diatas bisa kita jamah semuanya. Semoga keindahan gunung Prau, Dieng bisa membawa kami kembali kesana dan mendapatkan pengalaman-pengalaman baru tentunya. Terima kasih. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar